JAKARTA, Pilarrakyatindonesia.news – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesejahteraan guru sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan nasional. Menurutnya, guru memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter, pengetahuan, dan masa depan generasi bangsa.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam kesempatan memberikan arahan terkait pembangunan sumber daya manusia dan sektor pendidikan. Ia menilai profesi guru merupakan salah satu pilar utama kemajuan bangsa yang harus mendapatkan perhatian serius dari pemerintah.

“Guru adalah pahlawan pendidikan. Mereka yang mendidik, membimbing, dan membentuk generasi penerus bangsa. Karena itu, kesejahteraan guru harus terus ditingkatkan,” ujar Prabowo.

Presiden menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan guru bukan sekadar bentuk penghargaan atas pengabdian mereka, tetapi juga investasi jangka panjang untuk meningkatkan mutu pendidikan Indonesia. Menurutnya, guru yang sejahtera akan lebih fokus dalam menjalankan tugas mendidik dan menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas.

Prabowo juga menyoroti pentingnya pemerataan kesejahteraan bagi seluruh tenaga pendidik, termasuk guru yang bertugas di daerah terpencil dan wilayah tertinggal. Pemerintah, kata dia, akan terus berupaya menghadirkan kebijakan yang mendukung peningkatan penghasilan, kompetensi, dan perlindungan bagi para guru.

Selain kesejahteraan, pemerintah juga berkomitmen memperkuat kualitas pendidikan melalui peningkatan sarana dan prasarana sekolah, pengembangan kompetensi tenaga pengajar, serta pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran.

Menurut Prabowo, kemajuan suatu negara sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya. Oleh karena itu, guru harus ditempatkan sebagai profesi yang dihormati dan mendapat dukungan penuh agar mampu mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah berharap kualitas pendidikan nasional terus meningkat sekaligus memberikan penghargaan yang lebih layak kepada para guru yang selama ini menjadi ujung tombak pembangunan sumber daya manusia Indonesia.